Pelajaran di hari yang menyesakkan

catatan hari
15 june 2009

hufff… hari ini sungguh menyesakkan…
tak tau knapa, hari yang sudah kuimpikan penuh dengan semangat, malah menjadi hari yang menyesakkan… hufff..

datang pagi hari menuju kampus tercinta, dengan penuh gairah dan semangat untuk mencoba mencari sedikit hawa ‘niat belajar’ dan mengerjakan sebuah tugas dari om dosen..

lagi sampai di depan pintu gerbang kampus, dan berniat parkir dengan tenang, eee tiba-tiba ada motor nylonong dengan kencangnya… huff sabar…sabar.. pikir ku coba menenangkan hati yang masih berdarah preman sma ini… ku plot dalam pikiranku, orang tadi terburu-buru masuk ujian, jadi biarlah sudah… tetap semangat untuk hari ini…

setelah pakir dengan tenang, menujulah diri ini ke tempat persembunyian paling nyaman di kampus, ruang HIMAKOM tercinta…
tapi begitu sak nyet nyampe di depan pintu, badala… muncullah si pedagang obat cina cinta yang menagih iuran… jiahhhh..padahal diri ini lagi bokek… dan akhirnya kutunda juga pelunasan iuran itu… huaduh sedikit buyarlah semangat hari ini, dengan pikiran-pikiran gimana cara mbayar iuran dan menggunakan barang tersebut… tapi.. hus..hus.. kembali ku plot dalam pikiranku, smangat aphip, ayo kerjakan tugasmu…

baru beberapa langkah masuk ruangan itu, ku liat ruang itu berantakan dan belum dibersihkan…
hufff… pudar lagi deh, semangat dan niat ku untuk belajar dan mengerjakan tugas…
sebenarnya ada maksud hati ingin membersihkannya terlebih dahulu, tapi berhubung sudah turun semangat, kubiarkan saja, dan kulanjutkan mencari spot terbaik dari ruangan itu tuk mengerjakan tugasku…

beberapa menit berlalu, diri ini ‘nak-nuk nak-nuk’ didepan lepi tercinta berusaha memecahkan algoritma-algoritma tugas yang diberikan, dan akhirnya sampailah ke tahap stuck … beberapa script-script yang coba di compile terus menerus mengeluarkan kata-kata bejat : “error” .. jindal..

karna berkali-kali menemui jalan buntu, diri ini tetap istiqomah, mencoba bertanya-tanya mencari jawaban untuk menghilangkan kata-kata bejat tadi… dari adik angkatan yang berbakat dalam script-script tadi, sampai mbah google pun, belum memberi wangsit yang jelas padaku… walhasil… ‘hang’ lah otak ini…

sebenarnya salah ku juga, tak kukerjakan tugas ini jauh-jauh hari, dimana otak ini bisa diinstal dengan materi-materi yang bermanfaat sehingga tidak menyebabkan ‘command not found’ … hi3…

akhirnya… kukerjakan tugas itu dengan seadanya, sederhana poll…padahal jauh di lubuk hatiku, ingin kubuat yang lebih bagus, tapi apadaya, diri ini hanyalah seorang mahasiswa ilmu komputer tingkat akhir yang terserang virus TBC (Tak Bisa Coding), yang seumur kuliahnya hanya untuk belajar organisasi, ‘jualan es teh’, dan nongkrong di kantin… he3…
tongue

setelah selesai dengan tugas tadi, maka berlarilah diri ini menuju kantin, mencoba mencari seteguk kopi dan kesejukan mata…
cool
kulampiaskan semua ke-stuck-an yang terjadi dalam pembuatan tugas tadi di kantin bersama dengan bala-bala kurawa yang ada, yang masih mau menerima banyolan-banyolan wagu tur saru dari mulut ini… he3… big grin

setelah puas membuang penat, diri ini kembali ke ruang HIMAKOM tercinta, dengan niat sedikit memperbaiki tampilan tugas tadi sehingga kelihatan tiada sederhana sekali…
setelah sampai depan lepi, tiba-tiba sudah ada sebuah pesan dari seorang pengajar sebuah praktikum yang kuikuti.. dalam pesan itu, dia mengungkapkan bahwa hasil uas praktikum agak mengecewakan, banyak jawabanku yang menurut dia ngawur…
deg.. hati langsung sesek.. worried
kucoba berbasa-basi, mencoba menerangkan penyebab kengawuranku dalam pengerjaan tugas kemaren…
tetapi sepertinya itu tak membuat lebih baik, dan dirinya spertinya telah memberiku skor pas-pasan…
deg… lagi-lagi sesuatu yang sesak menyelimuti hati ini…at wits' end
kupikir dengan modal kenal dan berbuat baik pada sang pengajar (nepotisme), bisa membuat nilai ku sedikit aman, tetapi tidak, aku salah… tidak smua orang bisa berbuat gitu..
sempat hati ini emosi, koq sepertinya tugas-tugas yang telah kukumpulkan tiada gunanya karna aku hanya mendapat skor sgitu…tapi apa daya… spertinya skor itu menurut dia pantas untukku..not listening

huff… jujur sebenarnya aku kecewa…
tapi setelah berpikir dalam, kusadari itu ‘pure’ kesalahanku yang terlalu ‘nggampangke’ …
thinking

mulai saat ini,takkan kuplot lagi istilah nepotisme dan berharap pada hubungan baik dalam pikiranku… aku kan berbuat baik bukan karna aku ingin diperlakukan yang sama, tapi aku berbuat baik karna memang aku mencoba ingin menjadi orang yang baik …
no talking

ya mungkin ini pelajaran berharga yang kudapat di hari yang menyesakkan ini…
terimakasih kepada Yang Maha Kuasa, yang masih mau memberi pelajaran yang berharga pada hamba-Nya yang selalu khilaf dan tak tau malu ini…
he3…
semoga masih ada pelajaran-pelajaran lain yang masih mau Engkau tunjukkan pada diri ini, sehingga bisa membuatku menjadi orang yag lebih bermanfaat untuk-Mu, dan orang lain…
Amien..
big hug

~ by aphipsay on June 16, 2009.

Leave a Reply