Solitude
Kepada dirimu yang sedang terluka :
” Jadikanlah dirimu tetap berada dalam kekuatanmu sendiri, belas-kasihmu sendiri, hikmah-hikmah mu sendiri serta usaha-usahamu sendiri layaknya seorang pendaki yang tak lelah untuk mencapai puncak hanya demi melihat secercah mentari terbit …
Sesungguhnya hati yang tak pernah diperlakukan dengan lemah lembut, punggung yang tidak pernah disempitkan dan pinggang yang tidak pernah dilemahkan, adalah lelaki yang sempurna bentuknya, yang baik susunannya, karena di dalamnya ia akan banyak belajar mengenai kesabaran, pengorbanan, usaha dan keikhlasan … “
Kepada dirimu yang memberi luka :
“Segeralah basuh lukanya dengan mekarkan cintamu di hatinya..
Bukankah dia telah lama mencintaimu ..
Atau kau memilih untuk masuk ke dadanya agar dia tak perlu lagi berteriak memanggilmu…
Semua ini demi sesuatu yang semoga abadi di antara kalian berdua..
Takkah engkau tahu, bahwa dia berpegang sepenuhnya pada harapan agar kau mengerti..
dan selebihnya ..
Doa…
dan di ujung doa itu, biarlah Yang Maha Kuasa yang mengatur …
Amin ..”


apa iki, blog koq isine mung kagol tok…
link ku sing mau salah
lueh…
he3…
mulakno
nek kagol berkunjunglah ke mari…
ha3…